
Karanganyar (GasmekaNEWS) – Suasana semangat dan antusiasme meliputi halaman SMK Gasmeka pagi ini, saat 3 pasangan calon Ketua OSIS saling beradu visi dan misi dalam debat seru. Setiap pernyataan menyalakan obor harapan, mempersembahkan impian untuk menjadikan SMK Gasmeka rumah kedua yang penuh kasih sayang.
Acara yang dihelat pada hari Kamis, (10/10/2024) pagi ini, dipandu oleh dua Moderator dari Komisi Pemilihan OSIS (KPO), Seviona Aulia Wibowo (XII AK 3) dan Dadar Pusparini (XII AK 1), yang memimpin jalannya diskusi dengan penuh energik.
Ketiga pasangan calon berlomba menawarkan ide-ide inovatif untuk masa depan organisasi siswa, membuat seluruh audiens penasaran, siapakah yang akan terpilih sebagai pemimpin OSIS 2024-2025?
Dalam pemilihan ketua OSIS tahun 2024-2025 ini, kita menyaksikan pertarungan menarik antara tiga pasangan calon. Paslon Nomor 1 terdiri dari Isza Nur Refani (XI AK 2) dan Vania Annestesya (XI KN 2). Pasangan ini memulai debat dengan percaya diri, memperkenalkan visi mereka untuk menciptakan lingkungan sekolah yang lebih inklusif dan berintegritas tinggi.
Sementara itu, Paslon Nomor 2 mengusung duet Sani Andina (XI AK 3) dan Desta Zhavira Purba (XI MP 1). Mereka menjadikan inovasi sebagai fokus utama program kerja, berjanji untuk meningkatkan MESMISAH (Memilih Memilah Sampah) Kegiatan yang dilakukan setiap jumat bersih untuk siswa dengan cara memisahkan sampah organik, anorganik serta bahan berbahaya dan beracun.
Paslon Nomor 3, Sisilia Naswa Febita (XI AK 3) dan Safira Tri Rossyana (XI PM 3), memberikan pendekatan yang berbeda dengan penekanan pada pengembangan bakat dan minat siswa. Mereka berharap dapat memfasilitasi berbagai kegiatan yang dapat meningkatkan potensi setiap individu di sekolah salah satunya Li-te-ra-si, literasi interaktif antara siswa.
Debat dimulai dengan sesi penyampaian visi dan misi. Isza dan Vania dengan tegas menyatakan komitmen mereka untuk mengoptimalkan partisipasi siswa dalam setiap kegiatan sekolah. “Kami percaya bahwa setiap suara siswa sangat berharga dan harus didengar,” ungkap Isza.
Sani dan Desta segera membalas dengan menekankan pentingnya inovasi. “Kami akan menghadirkan program-program baru yang menarik, agar siswa merasa lebih terlibat dan bersemangat dalam kegiatan OSIS,” kata Sani, disambut sorakan dari pendukung mereka.
Sisilia dan Safira tidak ketinggalan, menawarkan perspektif baru dengan fokus pada pengembangan minat termasuk literasi. “Kami ingin setiap siswa memiliki kesempatan untuk mengeksplorasi bakatnya melalui literasi, dan kami akan menyediakan wadah untuk itu,” jelas Sisilia, menarik perhatian audiens.
Setelah penyampaian visi, debat berlanjut ke sesi tanya jawab. Seviona dan Dadae sebagai moderator memberikan kesempatan kepada audiens untuk mengajukan pertanyaan, menciptakan interaksi yang dinamis. Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan berkisar pada isu-isu penting di sekolah, seperti peningkatan fasilitas dan kegiatan ekstrakurikuler.
Momen ini menunjukkan ketangguhan masing-masing calon dalam menjawab tantangan. Paslon Nomor 1 menjawab dengan tegas mengenai rencana mereka untuk meningkatkan fasilitas olahraga, sementara Paslon Nomor 2 berbicara tentang pentingnya kegiatan sosial di sekolah.
Di tengah suasana debat yang penuh energi, Diyah Ayu Puspita (15), siswa kelas X PM 1, yang menjadi salah satu calon pemilih, mengungkapkan antusiasmenya terhadap jalannya debat.
“Menurut saya, debat ini sangat bermanfaat karena kita bisa melihat bagaimana calon-calon pemimpin OSIS memaparkan visi dan misinya dengan jelas. Dari sini, saya juga jadi lebih tahu bagaimana rangkaian kegiatan debat berlangsung,” ujar Diyah.
Dirinya juga menambahkan bahwa ia lebih tertarik pada pasangan calon yang fokus pada inovasi dan peningkatan partisipasi siswa dalam kegiatan OSIS.
“Saya ingin memilih calon yang tidak hanya berbicara, tetapi juga bisa memberikan dampak nyata bagi sekolah dan siswa-siswi di sini,” katanya.
Dalam suasana debat yang penuh semangat, ditemui di lokasi berbeda, Ketua Komisi Pemilihan OSIS (KPO) SMK Gasmeka, Nova Ardiana, mengajak siswa-siswi untuk lebih aktif dalam menentukan pilihan.
“Setelah debat yang berjalan dinamis ini, para siswa-siswi diharapkan semakin yakin untuk memilih pasangan calon 1, 2, atau 3.” ungkapnya.
Nova menambahkan bahwa visi dan misi dari masing-masing pasangan calon telah disampaikan, memberikan gambaran jelas mengenai program kerja dan arah kebijakan mereka jika terpilih sebagai Ketua OSIS.
Sementara itu, Kepala SMK Negeri 1 Karanganyar, Kebumen, Budiyanto, S.Pd., M.Eng., yang dihubungi melalui telepon, menyampaikan harapannya agar siswa dapat memilih pemimpin yang sesuai berdasarkan visi dan program yang telah disampaikan.
“Debat ini merupakan sarana yang berharga untuk mengadu ide kreatif mengenai kegiatan sekolah, dengan tujuan untuk mengembangkan potensi siswa,” ujar Budiyanto, menekankan pentingnya partisipasi aktif siswa dalam proses demokrasi.
Budiyanto menyatakan keyakinannya bahwa debat ini akan menjadi momen penting bagi siswa untuk memahami kepemimpinan. Pihaknya menekankan bahwa acara ini memberikan platform bagi calon pemimpin untuk mempresentasikan visi dan misi mereka kepada pemilih.
“Siswa bisa melihat langsung bagaimana calon mengatasi isu-isu di sekolah,” pungkasnya.
Di akhir debat, ketiga pasangan calon saling memberi dukungan, menunjukkan sikap sportifitas. Mereka menyadari bahwa meskipun hanya satu yang akan terpilih, semua memiliki peran penting dalam membangun lingkungan sekolah yang lebih baik.
Dengan argumen yang tajam dan pernyataan yang menggebu, ketiga pasangan calon menunjukkan komitmen mereka untuk membawa perubahan positif di SMK Gasmeka.
Suasana debat yang panas menciptakan momen berharga dalam perjalanan demokrasi di sekolah, menjadikan hari ini sebagai salah satu hari yang tak terlupakan bagi seluruh siswa. (ken/put)
———————————————————————————–
#gasmeka #smknegeri #smknegeri1 #SMKNegeri1Karanganyar #SMKN1Karanganyar #SMKN1KaranganyarKebumen #SMKNegeri1 #SMKNegeri #SMKGasmeka #Gasmeka #GasmekaTivi #GasmekaNews #GasmekaTV
JURNALIS GASMEKA
Cerdas Penuh Kreativitas

Tinggalkan Balasan