
Karanganyar (GasmekaNews) – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kebumen melaksanakan perekaman KTP elektronik (KTP-el) di SMK Negeri 1 Karanganyar pada hari Selasa, 18 Februari 2025. Sebanyak 463 siswa berusia 16 hingga 17 tahun mengikuti program ini.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini, bertujuan untuk mempermudah siswa mendapatkan identitas resmi tanpa perlu datang langsung ke kantor Disdukcapil.
Kehadiran KTP-el di tangan siswa membuka akses yang lebih mudah ke berbagai layanan publik. Selain itu, beberapa siswa yang telah melakukan perekaman mandiri sebelumnya juga tetap didata agar semua memiliki identitas yang sah.
Proses perekaman dilaksanakan dengan sistem antrean yang tertib di aula sekolah setempat. Petugas dari Disdukcapil membawa perangkat perekaman mobile untuk memastikan proses berjalan efisien.
Kepala SMK Negeri 1 Karanganyar, Budiyanto, S.Pd., M.Eng., melalui Staf Bidang Kesiswaan, Fitria Kartika Sari, S.Pd., menyampaikan tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memfasilitasi siswa usia 16 tahun ke atas mendapatkan KTP-el dengan lebih mudah.
“Kami juga memberikan dukungan kepada guru, karyawan, dan siswa yang sudah memiliki KTP-el untuk aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD),” ujar Fitria.
Fitria berharap agar program ini dapat mempermudah seluruh warga sekolah dalam mendapatkan layanan kependudukan, tanpa harus jauh-jauh pergi ke kantor pemerintahan.
“Semoga Disdukcapil goes to school dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak siswa,” harapnya.
Salah satu siswa, Diana Dwi Agustin (16), dari kelas X Kuliner 1, menyambut antusias kegiatan ini, merasa senang bisa ikut serta dalam pengalaman yang berharga.
“Perekaman KTP-el di sekolah sangat memudahkan kami, tidak perlu keluar sekolah dan prosesnya cepat,” ungkap Diana.
Menurut petugas Disdukcapil, perekaman KTP-el meliputi pengambilan foto, sidik jari, dan tanda tangan digital, yang langsung terintegrasi dalam sistem kependudukan nasional.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kesadaran administrasi kependudukan di kalangan pelajar. Di harapkan seluruh siswa dapat segera memiliki KTP-el setelah proses perekaman selesai.
Kegiatan perekaman KTP-el ini sejalan dengan target nasional untuk memastikan seluruh warga negara memiliki identitas resmi. Melalui program seperti ini, siswa tidak lagi perlu repot mengurus KTP-el secara mandiri.
Proses yang praktis dan cepat memungkinkan siswa lebih siap untuk memasuki dunia kerja atau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Hal Senada dengan Diana, Noval Nur Hidayah (16) juga merasa kegiatan ini sangat bermanfaat. “Perekaman ini memberikan rasa aman karena saya sudah memiliki identitas resmi, dan prosesnya sangat cepat,” ujar Noval.
Noval berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut, sehingga teman-temannya yang belum mendapatkan KTP-el bisa segera menyusul. “Semoga program ini terus ada dan semakin banyak siswa yang terbantu,” tambahnya. (Sfd)
Tinggalkan Balasan