21 Feb 2025 04:41 - 3 menit membaca

Stand Sketch Booth Jadi Sorotan di Gelar Karya P5 SMK Gasmeka

Bagikan

Karanganyar, Kebumen, GasmekaNews – Salah satu stan yang mencuri perhatian dalam Gelar Karya Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMK Negeri 1 Karanganyar pada Jumat (21/2/2025) adalah Sketch Booth.

Stand ini menawarkan jasa sketsa manual dengan teknik gambar tangan yang menarik, detail, dan artistik. Selain itu, harga yang ditawarkan pun terjangkau, sehingga cocok bagi siapa saja yang ingin memiliki sketsa unik sebagai kenang-kenangan atau hadiah spesial.

Dikelola oleh sekelompok siswa kelas X Pemasaran 3, Sketch Boot hadir dengan konsep unik dalam menyediakan layanan ilustrasi secara langsung. Menggunakan spidol warna, pensil, drawing pen, dan kertas gambar, mereka mampu menghasilkan sketsa dengan detail yang menarik.

Dalam satu jam pertama pembukaan stand, sebanyak 10 pelanggan telah memesan sketsa dengan durasi pengerjaan sekitar 10 menit per gambar.

Tarif jasa di stand ini cukup terjangkau, disesuaikan dengan jumlah orang dalam gambar serta tambahan warna yang diinginkan pelanggan. Untuk sketsa satu hingga dua orang, harga dibanderol Rp5.000, sedangkan untuk tiga hingga empat orang, tarifnya Rp7.000.

Jika ingin sketsa berwarna, pelanggan cukup menambah Rp1.000. Selain itu, tersedia layanan khusus untuk gambar bersama husbu atau waifu dengan tarif Rp5.000.

Pelanggan juga dapat membawa foto idola atau memilih untuk difoto langsung di tempat, sehingga sketsa yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan ekspektasi.

Salah satu pelanggan, Ikka Ida Rohyani, S.Pd., mengaku puas dengan hasil sketsa yang ia pesan. “Hasil gambarnya sangat detail dan sesuai dengan ekspektasi. Tim Sketch Booth benar-benar berbakat dalam ilustrasi,” ujarnya.

Gelar Karya ini merupakan puncak kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bertema Kebekerjaan, yang berlangsung selama lima hari dari 17 hingga 21 Februari 2025.

Program ini bertujuan untuk membekali siswa kelas X dengan pemahaman dunia kerja melalui materi kebekerjaan, presentasi, analisis peluang usaha, hingga praktik membuat produk dan jasa.

Selain itu, mereka juga dilatih dalam menyusun curriculum vitae, menghadapi wawancara kerja, serta menerapkan strategi personal branding agar lebih siap memasuki dunia profesional.

Wastu Sadina Hartono (16), salah satu perwakilan dari tim Sketch Booth, mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi pengalaman berharga dalam mengembangkan keterampilan ilustrasi sekaligus belajar tentang pemasaran.

“Melalui kegiatan ini, saya dan teman-teman belajar bagaimana mengelola usaha kecil serta memahami kebutuhan pelanggan,” ujarnya, yang juga bercita-cita menjadi ilustrator profesional dan memiliki usaha butik itu.

Wali kelas Wastu, Dewi Sarofah, S.Pd., memberikan apresiasi terhadap kreativitas siswa dalam memanfaatkan bakat mereka menjadi peluang bisnis yang baik dan menarik.

“Saya sangat bangga melihat bagaimana siswa dapat mengembangkan keterampilan mereka menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi. Semoga ini bisa menjadi langkah awal bagi mereka untuk terus berkarya dan berwirausaha di masa depan,” harapnya.

Antusiasme pengunjung terhadap stand ini menunjukkan bahwa kreativitas, jika dikemas dengan baik dan menarik, dapat menjadi ladang usaha yang menjanjikan. (sfd)

———————————————————————————–

JURNALIS GASMEKA
Cerdas Penuh Kreativitas

www.jurnalisgasmeka.com

Share this Post
0
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *