
KARANGANYAR, (MediaJurnalis) – Mengawali tahun ajaran baru 2025/2026, SMK Negeri 1 Karanganyar (Gasmeka) kembali menghidupkan semangat literasi dan kreativitas siswa melalui pertemuan perdana kegiatan Ekstrakurikuler Media Jurnalis, Kamis (31/7) sore.
Bertempat di dua ruang kelas, kegiatan ini diikuti oleh 60 peserta dari kelas X dan XI, yang dengan antusias memulai langkah awal mereka di dunia multimedia dan jurnalistik.
Sebagai pembuka, guru pembimbing Beni Purna Indarta, S.Pd. memberikan sambutan sekaligus pemaparan mengenai struktur kegiatan dan arah tujuan ekstrakurikuler.
Pihaknya menekankan pentingnya keterampilan jurnalistik dalam membentuk generasi muda yang kritis, informatif, dan mampu berkomunikasi secara efektif. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar menulis, melainkan juga belajar menyampaikan kebenaran dengan integritas dan etika.
Selanjutnya, peserta diperkenalkan pada materi-materi dasar yang akan menjadi fondasi dalam proses belajar multimedia dan jurnalistik ke depan. Di antaranya adalah pengertian jurnalistik, etika jurnalistik, serta teknik menulis berita dengan pendekatan piramida terbalik, yakni menempatkan informasi terpenting di awal berita serta belajar tentang ilmu multimedia.
Struktur ini bertujuan agar pembaca dapat langsung menangkap inti informasi sejak paragraf pertama. Tak hanya itu, siswa juga akan mempelajari teknik peliputan yang meliputi metode wawancara, observasi langsung, serta riset informasi.
Peralatan pendukung seperti kamera, alat perekam suara, dan buku catatan menjadi bagian penting dalam praktik lapangan, guna menghasilkan berita yang akurat dan berimbang. Kemudian, materi penyuntingan berita menjadi fokus berikutnya.
Di tahap ini, siswa diajak untuk mengasah kemampuan mengedit tulisan agar tetap ringkas, padat, dan informatif. Mereka juga dikenalkan pada jenis tulisan lain seperti feature dan opini, yang membutuhkan sentuhan narasi lebih kreatif dan sudut pandang yang mendalam.
Sebagai pelengkap, siswa akan belajar strategi publikasi berita melalui berbagai platform. Mulai dari media cetak, media digital, hingga media sosial, siswa diharapkan mampu memahami pola distribusi informasi yang efektif dan menjangkau audiens lebih luas.
Untuk mendukung visi besar “Menjadikan Ekstrakurikuler Media Jurnalis sebagai wadah untuk mengembangkan kreativitas dan bakat dalam bidang Multimedia dan jurnalistik,” kegiatan ini mengusung tiga misi utama: meningkatkan keterampilan jurnalistik siswa, menyajikan informasi faktual sesuai kode etik jurnalistik, serta mengembangkan literasi media di dalam dan luar sekolah.
Dengan moto “Cerdas Penuh Kreativitas,” para peserta diajak untuk terus berpikir kritis, berinovasi, dan menjadikan media sebagai ruang ekspresi yang positif. Adapun struktur organisasi ekstrakurikuler terbagi ke dalam empat divisi utama: Divisi Reporter, Editing, Fotografi & Videografi, serta Divisi Publikasi dan Humas.
Masing-masing divisi memiliki peran spesifik dalam proses produksi media jurnalis, mulai dari peliputan hingga penyebaran berita kepada publik serta berbagai multimedia.
Sementara itu, Naila Dwi Hasna, siswi kelas XI AK 2 yang terpilih sebagai Ketua Ekstrakurikuler Media Jurnalis tahun ini, turut menyampaikan semangatnya dalam membangun kolaborasi yang solid antaranggota.
Dalam sambutannya, ia mengajak rekan-rekannya untuk tidak hanya aktif mengikuti kegiatan, tetapi juga berani mengeksplorasi potensi diri di bidang media.
“Ekstrakurikuler ini bukan hanya tentang menulis berita, tetapi juga bagaimana kita bekerja dalam tim, mengelola proyek, dan menyampaikan informasi secara kreatif dan bertanggung jawab,” ujar Naila penuh antusias.
Dengan bergulirnya kembali kegiatan ini, SMK Negeri 1 Karanganyar menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan soft skill siswa di bidang literasi media.
Ekstrakurikuler Media Jurnalis tidak hanya membekali siswa dengan pengetahuan teknis, tetapi juga membangun karakter yang siap menghadapi dinamika dunia komunikasi modern. (sfd)
Tinggalkan Balasan