
Karanganyar, MediaJurnalis – Suasana pengajian akbar Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H di SMK Negeri 1 Karanganyar pada Kamis (25/9/2025) semakin khidmat ketika lantunan ayat suci Al-Qur’an mengalun merdu dari para qori muda sekolah tersebut.
Tak hanya sholawat, pembacaan Al-Qur’an menjadi salah satu puncak acara. Kwintan Alkhalifi Utami, siswi kelas XI Busana 1, sempat grogi di awal, namun akhirnya mampu tampil percaya diri. Hobi bernyanyinya ternyata membantu dalam menata nada bacaan sehingga terdengar harmonis.
Sementara itu, Hikmah Qiran Permaeni, siswi XI Akuntansi 2 yang gemar membaca, membacakan surat Ali Imran ayat 144 dan 145 dengan penuh penghayatan. Suaranya yang lembut dan khusyuk berhasil membuat hadirin terhanyut dalam makna ayat.
“Awalnya grogi, tetapi setelah mulai membaca, saya merasa bangga sekaligus bersyukur bisa menampilkan bacaan di sekolah sendiri,” ungkap Kwintan dengan senyum hangat.
Hikmah menambahkan, pengalaman ini menjadi dorongan untuk semakin giat belajar Al-Qur’an.
“Saya berharap bisa menginspirasi teman-teman agar mencintai membaca, menghafal, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya penuh semangat.

Guru pembimbing qori menegaskan bahwa kegiatan ini sarat nilai pendidikan spiritual. “Dengan membaca Al-Qur’an di depan umum, siswa belajar kedisiplinan, keberanian, sekaligus memperkuat iman,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala SMK Negeri 1 Karanganyar, Kebumen, Sehat Kandiawan, S.Pd., M.Pd., juga menyampaikan apresiasi atas penampilan para qori.
“Momen ini menunjukkan bahwa generasi muda tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga peduli terhadap agama dan moralitas,” ujarnya.
Tak hanya sebagai tontonan, bacaan Al-Qur’an yang dilantunkan Kwintan dan Hikmah sarat makna. Ayat yang mereka bawakan berpesan tentang ketaatan, kesabaran, serta pentingnya mengamalkan ilmu dalam kehidupan sehari-hari.
Lebih dramatis lagi, seluruh siswa, guru, dan karyawan yang hadir seakan ikut larut dalam alunan suara qori. Suasana pengajian pun semakin menyentuh dan menenangkan hati.
Akhirnya, baik Kwintan maupun Hikmah berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini. Mereka ingin generasi muda SMK Gasmeka semakin cinta Al-Qur’an, aktif dalam kegiatan Rohis, serta menjadikan nilai-nilai luhur Al-Qur’an sebagai pedoman hidup sehari-hari. (put/ard/ver/tia)
Baca Berita Lainnya :
Tinggalkan Balasan