10 Des 2025 11:35 - 3 menit membaca

Kesbangpol Kebumen Bekali Wawasan Politik untuk OSIS Gasmeka, Dorong Siswa Siap Songsong Indonesia Emas 2045

Bagikan

Karanganyar, GasmekaNEWS – Tak sekadar seremoni biasa, Aula SMK Negeri 1 Karanganyar Kebumen tampak lebih hidup pada Rabu (10/12/25) saat 25 pengurus OSIS mengikuti Kegiatan Pendidikan Politik Masyarakat yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kebumen.

Lebih dari sekadar kegiatan formal, Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari DPRD Kabupaten Kebumen, yakni Wahid Mulyadi, A.Md., Sri Tuntasari, H. Munawar Cholil, B.A. (Komisi C), H. Yulianto, S.E., M.Pd., M.H. (Komisi A), serta Alim Gunawan (Komisi B), yang memberikan pemahaman tentang peran generasi muda dalam demokrasi.

Seiring pentingnya membangun kesadaran sejak dini, Sekretaris Kesbangpol Kabupaten Kebumen, Tri Tunggal Eko Sapto, S.KM., M.PH., menegaskan bahwa literasi politik menjadi pondasi penting bagi generasi muda. Ia menekankan bahwa pelajar tidak boleh hanya menjadi penonton dalam demokrasi, tetapi harus hadir sebagai subjek yang sadar dan aktif.

Kepala SMK Negeri 1 Karanganyar Kebumen, Sehat Kandiawan, S.Pd., M.Pd., menyambut positif kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini sangat positif sebagai wahana membuka wawasan murid terhadap kesiapan menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Dengan nada penuh penegasan, ia menambahkan, “Mau tidak mau, suka tidak suka, mereka kelak yang akan mewarnai masa depan bangsa,” tegasnya.

Lebih lanjut, Sehat Kandiawan menekankan pentingnya pemahaman politik yang benar bagi generasi muda.

“Dengan pemahaman politik yang baik, murid akan lebih bijak menggunakan hak memilih maupun dipilih,” ucapnya.

Dengan penuh harap, ia juga menyampaikan, “Harapan kami, 25 peserta ini dapat menjadi agen pengimbas dan menyebarkan nilai-nilai positif kepada murid lainnya,” harapnya.

Sementara itu, jalannya kegiatan berlangsung interaktif. Para siswa aktif berdialog dan menyampaikan pandangan tentang peran pemuda dalam demokrasi.

Tak hanya sebatas teori, manfaat kegiatan ini dirasakan langsung oleh peserta OSIS. Saskia Nur Aszahra, siswi kelas XI Akuntansi 3, mengungkapkan kesannya,

“Saya jadi lebih paham bagaimana politik bekerja dan apa peran generasi muda,” ujarnya.

Di tengah bayang-bayang praktik curang yang kerap mencederai demokrasi, kesadaran kritis mulai tumbuh di kalangan pelajar. Mereka tak ingin masa depan ditentukan oleh transaksi sesaat yang merusak nilai. Dengan nada tegas, Saskia pun menyuarakan sikapnya, ketika diwawancari Jurnalis GasmekaNEWS.

“Kami diingatkan bahwa politik bukan soal uang atau iming-iming sesaat. Suara yang kami miliki adalah masa depan, jadi harus digunakan dengan bijak, jujur, dan tidak terjerumus dalam politik uang,” tegasnya yang juga Ketua PMR Wira Gasmeka.

Tak kalah antusias, Salwa Ayunda Azzahra, juga dari kelas XI Akuntansi 3, turut menyampaikan pandangannya.

“Kami jadi tahu bahwa pilihan kami nanti ikut menentukan masa depan daerah dan bangsa,” ujarnya.

Dengan nada optimistis, ia menambahkan, “Semoga kegiatan seperti ini sering diadakan agar makin banyak murid yang tercerahkan,” harapnya.

Hingga akhir acara, seluruh peserta tetap antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Lebih dari sekadar edukasi, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan keberanian siswa dalam menyampaikan aspirasi (sfd)

Baca Berita Lainnya :  

Share this Post
1
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *