27 Mar 2026 13:51 - 3 menit membaca

Lebur Khilaf, Rajut Harmoni: Silaturahmi SMK N 1 Karanganyar Berakhir Haru dan Penuh Makna

Bagikan

Karanganyar, Kebumen, GamekaNEWS – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti kegiatan Silaturahmi Keluarga Besar dan Dharma Wanita SMK Negeri 1 Karanganyar, Kebumen yang digelar di aula sekolah setempat pada Jumat (27/3/2026) pagi.

Sementara itu, kegiatan yang mengusung tema “Menghapus Khilaf, Menyambung Kasih, Menuju Kebersamaan yang Harmonis” tersebut dihadiri keluarga besar Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) SMK Negeri 1 Karanganyar beserta keluarga, serta anggota Dharma Wanita Persatuan.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala SMK Negeri 1 Karanganyar, Kebumen, Sehat Kandiawan, S.Pd., M.Pd., hadir bersama istri dan kedua anaknya dalam rangkaian acara yang berlangsung khidmat dan penuh makna.

Lebih lanjut, prosesi ikrar halal bihalal diwakili oleh Muhammad Ghozali, S.Pd., M.Pd., didampingi istri yang menyampaikan permohonan maaf atas nama seluruh Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) SMK Negeri 1 Karanganyar, Kebumen, yang kemudian disambut hangat oleh Kepala Sekolah beserta keluarga.

Dalam penyampaiannya, Ghozali menuturkan dengan penuh kerendahan hati bahwa momen tersebut menjadi sarana untuk membersihkan diri dari khilaf yang mungkin terjadi selama menjalankan amanah.

“Dengan segala kerendahan hati, kami mewakili keluarga besar PTK memohon maaf atas segala khilaf, baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja, dalam interaksi maupun dalam menjalankan tugas,” ungkapnya.

Ia menambahkan, silaturahmi dan saling memaafkan merupakan bagian penting dalam upaya memperbaiki diri sebagai insan pendidik.

“Semoga langkah kita dalam mendidik, yang mungkin belum sempurna, senantiasa diperbaiki oleh Allah SWT dan menjadi amal kebaikan yang bernilai ibadah,” tuturnya.

Di sisi lain, momen tersebut menjadi simbol kuat kebersamaan seluruh warga sekolah dalam membuka lembaran baru yang lebih baik, baik secara personal maupun profesional.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah menegaskan bahwa budaya saling memaafkan bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan bentuk kesadaran yang seharusnya hadir dalam kehidupan sehari-hari.

“Maaf-maafan itu bukan sekadar tradisi, tetapi sebuah kesadaran. Jadi, tidak harus menunggu momen tertentu, kita bisa melakukannya setiap hari,” ujarnya.

Menurutnya, kebiasaan saling memaafkan menjadi bagian penting dalam peningkatan kualitas ibadah dan perilaku.

“Dengan saling memaafkan, kita tidak hanya memperbaiki hubungan dengan sesama, tetapi juga meningkatkan kualitas diri kita di hadapan Allah SWT,” imbuhnya.

Oleh karena itu, ia berharap seluruh khilaf dan kekurangan, khususnya dalam kinerja selama tahun 2025, dapat terhapus melalui momentum tersebut.

“Mudah-mudahan segala khilaf kita, terutama dalam kinerja selama tahun 2025, bisa terhapus hari ini dan menjadi awal perbaikan ke depan,” harapnya.

Lebih jauh lagi, peningkatan kinerja tersebut diharapkan bermuara pada satu tujuan utama, yakni memberikan pelayanan terbaik kepada para murid.

“Tujuan kita satu, yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada murid-murid kita,” tegasnya.

Tak hanya itu, kegiatan juga diisi dengan tausiyah oleh M. Kharis, S.Pd.I yang memberikan penguatan nilai-nilai spiritual bagi seluruh peserta yang hadir.

Usai tausiyah, acara dilanjutkan dengan doa bersama yang dipanjatkan dengan penuh kekhusyukan.

Selanjutnya, seluruh peserta saling bersalaman dalam suasana haru dan keakraban, sebagai wujud saling memaafkan dengan tulus.

Kegiatan ditutup dengan makan bersama yang semakin mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan keluarga besar SMK Negeri 1 Karanganyar, Kebumen. (sfd/ben)

Baca Berita Lainnya :

Share this Post
4
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *