Menurutnya, proses pendidikan di SMK tidak hanya berfokus pada pembelajaran akademik, tetapi juga penguatan karakter, mentalitas industri, dan kesiapan kerja siswa.

“Di SMK Negeri 1 Karanganyar, siswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga dibentuk secara bertahap mulai dari pengenalan lingkungan sekolah, penguatan karakter, mentalitas industri, hingga sertifikasi kompetensi sebagai bekal menghadapi dunia kerja,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pada fase awal siswa dibekali pembinaan karakter melalui kegiatan intrakurikuler, MPLS, serta penguatan kedisiplinan melalui kegiatan wajib Pramuka.
Selanjutnya, pada jenjang kelas XI, siswa mulai diperkenalkan pada budaya kerja industri melalui penguatan basic mentality industry dan kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL).
“Ketika memasuki kelas XI, siswa mulai diarahkan memahami budaya kerja dan mentalitas industri agar siap beradaptasi di dunia kerja nyata,” katanya.

Pada fase akhir di kelas XII, siswa dipersiapkan menghadapi ujian kompetensi, TKA, hingga Sertifikasi Kompetensi (SerKom) sebagai validasi kemampuan sesuai standar industri.
“Kami ingin lulusan SMK Negeri 1 Karanganyar benar-benar memiliki kompetensi, karakter, dan kesiapan kerja sehingga mampu bersaing di dunia kerja setelah lulus,” tambahnya.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh antusiasme.
Para wali murid tampak aktif mengikuti jalannya sosialisasi hingga sesi diskusi bersama pihak sekolah.
Surati, Salah satu wali murid dari Maida Erlina Susilowati kelas X Akuntansi 2, mengaku senang dengan adanya kegiatan tersebut.

Menurutnya, sosialisasi program sekolah membantu orang tua memahami perkembangan pendidikan anak selama di sekolah.
Ia menilai keterbukaan informasi dari pihak sekolah membuat wali murid merasa lebih dekat dan lebih mudah mendampingi anak selama proses belajar.
“Kegiatan seperti ini sangat bagus karena orang tua jadi mengetahui program-program sekolah dan bisa ikut mendukung anak di rumah. Semoga komunikasi antara sekolah dan wali murid terus terjalin dengan baik agar perkembangan siswa dapat dipantau bersama,” harapnya. (sfd)
Semoga kerja sama antara sekolah dan wali murid terus terjalin dengan baik demi masa depan siswa.”