13 Jan 2022 05:04 - 2 menit membaca

Digaet Sritex, Siswa SMK 1 Karanganyar Buka Order Menjahit dari Luar

Bagikan

Karanganyar (GasmekaNEWS) – Siswa SMK 1 Karanganyar, Kebumen, setiap tahunnya menjahit seragam untuk siswa baru sekolah setempat. Bahkan kini membuka order menjahit dari luar, menyusul kian rekatnya kerjasama dengan PT Sri Rejeki Isman (Sritex).

Hal tersebut dikemukakan oleh Kepala SMK 1 Karanganyar, Drs Eddy Nugroho MEng didampingi Wakil Kepala (Waka) Dunia Usaha dna Dunia Industri (Dudi), Titin Rahayu Sejahjanti SPd MPd di sela-sela penandatanganan dokumen sinkronisasi teaching factory (penyesuaian kurikulum dunia industri) di aula sekolah setempat, Rabu (12/1).

Menurut Eddy, nilai plus dari hasil kerjasama dengan perusahaan garmen asal Sokoharjo itu telah dirasakan pihak sekolah. “Yang jelas, siswa sudah bisa menjahit dan dipasarkan. Kalau setiap tahunnya menjahit seragam untuk siswa baru, baik OSIS, seragam identitas maupun seragam Pramuka. Kini rencananya buka order dari luar di sekitar lingkungan sekolah,” katanya.

Berkat kerjasama dengan Sritex, lanjut Eddy, sekolah di Jalan Revolusi Nomor 31 Karanganyar itu juga mengerjakan order dari perusahaan tersebut. Selain itu, siswa SMK 1 Karanganyar digaet dan diberi pekerjaan sesuai standar Sritex. Di mana setiap tahunnya direkrut sebanyak 100 lulusan sejak 2019. Adapun kerjasamanya mulai 2018.

Tindaklanjut sinkronisasi teaching factory diawali oleh siswa kelas 10 yang dilatih langsung di Sritex selama 1 – 2 bulan. Setelah mahir, siswa yang duduk di bangku kelas 11 SMK 1 Karanganyar baru mengerjakan order menjahit. Selanjutnya, kelas 12 diuji kompetensi dan lulusannya diserap oleh Sritex.

Ada sebanyak 1.270 siswa di sekolah tersebut. Kerjasama kali ini untuk program keahlian tata busana yang pada lomba keterampilan siswa (LKS) mendapat peringkat dua Jateng. Program keahlian lainnya yakni akuntansi keuangan dan lembaga. Kemudian otomatisasi dan tata kelola perkantoran, kuliner serta bisnis daring dan pemasaran, yang baru meraih peringkat lima nasional.

Waka Dudi Titin Rahayu Sejahjanti yang Ketua Panitia Penandatanganan Dokumen Teaching Factory SMK 1 Karanganyar mengemukakan, kerjasama terebut diharapkan bisa menjadikan sekolah memiliki keunggulan dalam hal produk pakaian jadi. Sedangkan General Manajer Sritex, Sri Saptono Basuki, menyebut bahwa kerjasama tersebut bisa mengurangi pengangguran.

Hadir dalam penandatanganan dokumen sinkronisasi teaching factory itu Kepala Cabang Dinas Wilayah IX Dwi Yulianti Mulyaningsih, Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Kebumen Bambang Widadi, Koordinator Pengawas SMK Wiji Sasongko dan Sekretaris Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporawisata) Kebumen Siti Nuriyatun Fauziyah.

———————————————————————————–

JURNALIS GASMEKA
Cerdas Penuh Kreativitas

www.jurnalisgasmeka.com

 

 

 

 

#gasmeka #smknegeri #smknegeri1 #SMKNegeri1Karanganyar #SMKN1Karanganyar #SMKN1KaranganyarKebumen #SMKNegeri1 #SMKNegeri #SMKGasmeka #Gasmeka #GasmekaTivi #GasmekaNews #GasmekaTV

Share this Post
0
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *