
KARANGANYAR, (JurnalisGasmeka) – Jumat Literasi kembali menjadi bagian dari agenda pembiasaan rutin yang telah dicanangkan oleh SMK Negeri 1 Karanganyar (SMK Gasmeka). Kegiatan yang berlangsung setiap hari Jumat pekan keempat ini bertujuan untuk memperkuat komitmen sekolah dalam meningkatkan minat baca dan kemampuan literasi para siswa, sekaligus menumbuhkan budaya membaca dan menulis di lingkungan sekolah.
Setiap Jumat memiliki tema tertentu: pekan pertama adalah Jumat Taqwa, pekan kedua Jumat Bersih, pekan ketiga Jumat Sehat, dan pekan keempat adalah Jumat Literasi. Hari ini, 27 September 2024, merupakan Jumat keempat, di mana siswa mengisi waktu sebelum kegiatan belajar mengajar dengan kegiatan literasi yang bermanfaat. Kegiatan dimulai pukul 07.00 dan berlangsung hingga pukul 07.45. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas X dan kelas XI, sementara kelas XII sedang melaksanakan Praktek Kerja Industri (Prakerind) di Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) masing-masing.
Acara dibuka dengan suasana yang penuh semangat, di mana para siswa membawa buku bacaan sesuai minat mereka masing-masing. Dengan antusias, mereka menyelami halaman-halaman buku, mencermati setiap kata, dan mencatat poin-poin penting yang menarik perhatian. Keberagaman pilihan bacaan menambah keunikan suasana, dengan beberapa siswa terlihat asyik dalam fiksi, sementara yang lain terlibat dalam buku non-fiksi atau sastra klasik.
Interaksi antar siswa pun terlihat ketika mereka saling bertukar pandangan tentang isi buku yang mereka baca. Diskusi informal terjadi di antara mereka, di mana setiap siswa berbagi pemikiran dan wawasan baru yang mereka peroleh dari bacaan. Momen-momen ini tidak hanya memperkaya pengalaman membaca mereka, tetapi juga membangun rasa kebersamaan dan kolaborasi di dalam lingkungan belajar. Kegiatan ini berhasil menciptakan ruang yang mendukung kreativitas dan keterbukaan dalam berpikir, menambah nilai lebih pada pengalaman literasi mereka.
Ita Faedatus Sholehah, siswa kelas X AK 2, berbagi pandangannya tentang buku yang menginspirasi, Kecil-Kecil Punya Karya. “Buku ini mengajarkan kita bahwa tidak ada yang tidak mungkin jika kita berusaha. Sebagai pelajar, saya merasa termotivasi untuk berkarya meski dalam skala kecil,” ujarnya. Ia berharap, melalui kegiatan ini, lebih banyak siswa yang terinspirasi untuk mengembangkan ide-ide kreatif mereka.
Hal senada diungkapkan oleh Desti Ahzania, siswa kelas XI AK 1, ketika dijumpai Jurnalis Gasmeka di ruang yang berbeda. Ia menyoroti pentingnya cerpen cerita rakyat dalam menanamkan nilai budaya. “Cerita rakyat adalah jendela ke masa lalu yang harus kita pelajari. Di dalamnya terdapat banyak pelajaran tentang kebijaksanaan dan moral yang bisa dicontoh oleh generasi muda saat ini,” jelas Desti seraya tersenyum, penuh semangat.
Dirinya, yang punya hobi bernyanyi dan suka bermain bola, berharap anak-anak muda dapat mengambil hikmah dari cerita-cerita tersebut dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. “Saya ingin mereka bisa belajar nilai-nilai kebaikan dari cerita rakyat dan menjadikannya pedoman dalam bertindak,” harapnya yang juga punya cita-cita menjadi guru olahraga dan penyanyi itu.
Sementara itu, Kepala SMK Negeri 1 Karanganyar, Budiyanto, S.Pd., M.Eng, melalui Pembina Osis Muhammad Ghozali, M.Pd., menekankan pentingnya program Jumat Literasi dalam mendukung perkembangan siswa sesuai dengan visi dan misi sekolah. “Jumat Literasi bukan hanya tentang membaca, tetapi juga tentang membangun kemampuan berpikir kritis, mengekspresikan diri, dan mengembangkan kreativitas,” ungkapnya. Ia berharap kegiatan ini dapat membentuk karakter siswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan keterampilan sosial yang baik.
Ghozali menambahkan bahwa literasi adalah bekal utama dalam menghadapi tantangan di masa depan. Dengan mengedepankan pembelajaran yang holistik, sekolah berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang mendorong siswa agar aktif dalam mencari informasi dan mengolah pengetahuan. “Kami percaya bahwa dengan meningkatkan kemampuan literasi, siswa akan lebih siap untuk bersaing di dunia global yang terus berubah,” jelasnya yang juga guru mapel Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti itu.
Tidak hanya itu, Ghozali menambahkan bahwa sebagai langkah berikutnya, SMK Negeri 1 Karanganyar akan menyelenggarakan lomba menulis dan membaca puisi di momen-momen tertentu untuk mendukung program literasi. “Kegiatan ini dirancang untuk memicu kreativitas siswa dalam mengekspresikan ide dan perasaan mereka melalui tulisan.” pungkasnya.
Dengan lomba ini, pihaknya berharap siswa tidak hanya mengasah keterampilan menulis dan berbicara, tetapi juga semakin mendalami dunia literasi dan menemukan suara unik mereka. Kegiatan ini diharapkan dapat membangkitkan semangat literasi yang lebih dalam di kalangan siswa, menjadikan mereka lebih percaya diri dalam mengekspresikan diri.
Melalui langkah-langkah ini, SMK Negeri 1 Karanganyar berkomitmen untuk terus membangun budaya literasi yang kuat. Dengan demikian, siswa tidak hanya menjadi pembaca yang baik, tetapi juga penulis yang handal, siap menghadapi tantangan di era digital. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah untuk menciptakan generasi yang cerdas, kreatif, dan inovatif, serta menjadi agen perubahan yang positif di masyarakat. (sfd)
———————————————————————————–
#gasmeka #smknegeri #smknegeri1 #SMKNegeri1Karanganyar #SMKN1Karanganyar #SMKN1KaranganyarKebumen #SMKNegeri1 #SMKNegeri #SMKGasmeka #Gasmeka #GasmekaTivi #GasmekaNews #GasmekaTV
JURNALIS GASMEKA
Cerdas Penuh Kreativitas

Tinggalkan Balasan