14 Feb 2025 04:48 - 3 menit membaca

Setetes Darah, Sejuta Harapan: Antusiasme Siswa SMK Gasmeka dalam Aksi Donor Darah PMI

Bagikan

Karanganyar, Gasmeka News – Suasana Aula SMK Negeri 1 Karanganyar (SMK Gasmeka) terasa lebih hidup pada Jumat (14/2/2025). Riuh obrolan penuh semangat terdengar di antara siswa, guru, dan staf yang bersiap mengikuti aksi donor darah perdana di sana.

Momen istimewa ini menjadi bukti bahwa kepedulian sosial dapat tumbuh dan berkembang di lingkungan sekolah, menciptakan generasi muda yang lebih empati dan peduli terhadap orang lain.

Untuk kedua kalinya sejak pandemi Covid-19, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kebumen kembali menggelar aksi donor darah di SMK Gasmeka. Antusiasme tinggi tampak dari berbagai elemen sekolah yang berbondong-bondong mendaftar sebagai pendonor demi membantu mereka yang membutuhkan.

Donor darah bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan bentuk kepedulian nyata terhadap mereka yang membutuhkan. Tim medis PMI hadir dengan peralatan lengkap, memastikan setiap proses berlangsung dengan aman, nyaman, dan sesuai prosedur kesehatan.

Kepala SMK Negeri 1 Karanganyar, Budiyanto, S.Pd., M.Eng., melalui Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Yuni Anjrah K, S.E., M.Pd., memberikan apresiasi tinggi atas terlaksananya kegiatan ini.

“Aksi donor darah ini bukan hanya memberikan manfaat bagi mereka yang membutuhkan, tetapi juga mengajarkan nilai kemanusiaan yang luar biasa kepada siswa,” ujarnya.

Lebih lanjut, Yuni menegaskan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk membangun semangat kepedulian sosial di kalangan siswa.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan, dan semakin banyak siswa yang ikut serta dalam aksi kemanusiaan di masa mendatang,” tambahnya.

Semangat berbagi juga terpancar dari PMR Wira SMK Gasmeka. Ketua PMR, Desvita Gadis Nur Rohmah (XI AK 1), merasa bangga bisa mengoordinasikan kegiatan ini.

“Banyak teman-teman yang awalnya ragu, tetapi setelah mendapat penjelasan dari PMI, mereka jadi lebih percaya diri untuk mendonorkan darahnya,” ungkapnya.

Salah satu peserta, Lulu Khosiatun Kasanah (17) dari kelas XII Tata Busana 1, mengungkapkan bahwa dirinya sempat merasa cemas sebelum ikut serta.

“Awalnya saya takut, tapi setelah tahu manfaatnya dan didampingi petugas PMI, saya jadi lebih tenang. Rasanya luar biasa bisa membantu orang lain,” ujarnya seraya tersenyum simpul.

Hal senada diungkapkan Dyan Ayu Wikaningrum dari kelas XII Pemasaran 1, yang awalnya ragu namun akhirnya memberanikan diri setelah mendapat penjelasan dari petugas PMI. Ia berharap donor darah ini membuatnya lebih sehat dan bermanfaat bagi sesama.

Setiap kantong darah yang terkumpul memiliki arti besar bagi mereka yang membutuhkan. Perwakilan PMI Kebumen, Soni Priyanto Sasongko, menegaskan bahwa donor darah di sekolah seperti ini sangat membantu menjaga ketersediaan stok darah dan meningkatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya berbagi.

“Setiap donor yang dilakukan memberi harapan bagi orang lain yang membutuhkan darah, dan ini menjadi langkah penting dalam menumbuhkan rasa kepedulian sosial di kalangan siswa,” ujarnya.

Tak hanya itu, Soni juga memberikan edukasi tentang manfaatnya bagi kesehatan. Ia menekankan bahwa donor harus dilakukan dengan kesadaran penuh. Diharapkan semakin banyak siswa menjadi pendonor rutin di masa depan.

“Kami juga menyosialisasikan syarat-syarat donor darah yang perlu diketahui, seperti usia minimal 17 tahun, berat badan lebih dari 45 kg, serta kondisi kesehatan yang baik. Donor darah tidak boleh dipaksakan, karena setiap individu memiliki kondisi kesehatan yang berbeda,” imbuhnya.

Hingga pukul 10.00 WIB, aksi ini berhasil mengumpulkan 30 kantong darah. Capaian yang cukup membanggakan untuk kegiatan sosial di SMK Gasmeka. (sfd)

———————————————————————————–

JURNALIS GASMEKA
Cerdas Penuh Kreativitas

www.jurnalisgasmeka.com

Share this Post
0
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *