21 Feb 2025 03:40 - 2 menit membaca

Eko Suprayitno: Adaptasi Ramadhan, Produktivitas Tetap Terjaga!

Bagikan

Karanganyar, Kebumen, Gasmeka News – Menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H, SMK Negeri 1 Karanganyar, Kebumen, menyesuaikan kebijakan akademik dan ketenagakerjaan. Hal ini merujuk pada kebijakan terbaru dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terkait jam kerja dan pembelajaran.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah mengeluarkan Nota Dinas Nomor 000.8.3/92/DISDIKBUD/II/2025 pada 20 Februari 2025. Kebijakan ini mengatur jam kerja dan pembelajaran agar lebih fleksibel selama bulan Ramadhan.

Waka Ketenagakerjaan SMK Negeri 1 Karanganyar, Eko Suprayitno, S.Psi., M.Pd., menegaskan pentingnya adaptasi ini. “Meski waktu kerja lebih singkat, kita tetap harus menjaga produktivitas dan kualitas layanan pendidikan,” ujarnya.

Jam kerja pegawai di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kini dimulai pukul 08.00 WIB. Mereka pulang lebih awal dibanding hari biasa untuk mendukung aktivitas ibadah.

Dari Senin hingga Kamis, jam kerja berakhir pukul 15.15 WIB, sedangkan pada Jumat selesai pukul 14.30 WIB. Waktu istirahat juga disesuaikan menjadi pukul 12.00 hingga 12.30 WIB.

Selain itu, apel pagi setiap Senin ditiadakan guna mengoptimalkan efektivitas kerja selama bulan Ramadhan. Pengaturan tugas pegawai selama cuti bersama Idul Fitri akan diumumkan lebih lanjut.

Bagi siswa SMA, SMK, dan SLB, pembelajaran juga mengalami penyesuaian. Pada 27-28 Februari serta 3-5 Maret 2025, siswa akan melaksanakan pembelajaran mandiri di rumah.

Mulai 6-25 Maret 2025, pembelajaran tatap muka kembali digelar di sekolah dengan fokus pada penguatan nilai-nilai keagamaan dan pembentukan karakter.

Memasuki libur Idul Fitri, kegiatan belajar mengajar diliburkan pada 26-28 Maret dan kembali berlanjut pada 2-8 April 2025. Aktivitas normal dimulai kembali pada 9 April 2025.

Durasi belajar juga disesuaikan, dengan mata pelajaran berdurasi 40 menit untuk SMA/SMK. Jadwal sekolah berubah, dengan jam masuk pukul 07.30 WIB dan pulang pukul 14.45 WIB dari Senin hingga Kamis.

Salah satu guru, Erna Damayanti, S.Pd., mengapresiasi kebijakan ini. “Sebagai ibu rumah tangga, saya senang karena bisa lebih leluasa menyiapkan hidangan berbuka untuk keluarga,” ungkapnya.

Eko berharap kebijakan ini dapat berjalan efektif dan memberi manfaat bagi seluruh warga sekolah. “Kami ingin memastikan semua tetap nyaman dan produktif selama Ramadhan,” pungkasnya. (sfd)

 

———————————————————————————–

JURNALIS GASMEKA
Cerdas Penuh Kreativitas

www.jurnalisgasmeka.com

 

Share this Post
0
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *