21 Feb 2025 12:32 - 2 menit membaca

Sampah Ditukar Hadiah, Siswa SMK Gasmeka Panen Kejutan!

Bagikan

Kebumen, Gasmeka News – Acara peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2025 berlangsung meriah di Alun-Alun Pancasila, Kebumen, pada Jumat (21/2/2025) siang.

Mengusung tema “Sampah Jadi Berkah”, kegiatan ini menghadirkan konsep unik: menukar sampah dengan hadiah menarik.

Ade Riska (17), siswa kelas XI Pemasaran 1 sekaligus Ketua Ekstrakurikuler Lingkungan Hidup SMK Gasmeka, bersama timnya berpartisipasi aktif dalam program ini.

Mereka mengumpulkan sampah anorganik untuk ditukarkan dengan berbagai hadiah yang telah disediakan panitia.

Setelah ditimbang, total sampah yang dikumpulkan mencapai 3,7 kg kardus dan 3,6 kg botol plastik.

Dari hasil tersebut, mereka memperoleh empat kupon sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam pengelolaan sampah.

Kupon tersebut kemudian ditukarkan dengan dua bibit tanaman untuk siswa dan dua lainnya untuk guru. Selain itu, panitia juga menyediakan hadiah menarik lainnya seperti tumbler, sepatu, batik, dan ikan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kebumen, Drs. Asep Nurdiana, M.Si., dalam sambutannya menekankan bahwa pengelolaan sampah merupakan tanggung jawab bersama. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

“Kami ingin mengedukasi masyarakat bahwa sampah bukan hanya sesuatu yang dibuang, tetapi dapat dimanfaatkan dan memiliki nilai ekonomi. Jika dikelola dengan baik, sampah bisa menjadi sumber pendapatan dan peluang usaha,” ujar Asep Nurdiana.

Ia juga berharap program ini dapat membangun kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah. Dengan demikian, jumlah sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir bisa berkurang secara signifikan.

Sementara itu, Koordinator Program Adiwiyata SMK Gasmeka, Maswa, S.P.d, mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, program ini tidak hanya mengajarkan siswa memilah sampah, tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan.

Para siswa SMK Gasmeka mengaku sangat antusias mengikuti acara ini. Selain mendapatkan hadiah, mereka juga memperoleh pengalaman berharga dalam mengelola sampah dengan lebih bijak.

Selain penukaran sampah, peserta juga diberikan edukasi mengenai pengolahan sampah organik. Mereka belajar mengubah sampah menjadi kompos serta memanfaatkan magot sebagai pakan ternak.

Senada dengan Maswa, Koordinator lainnya, Khanif Nasirudin, S.Pd., juga menyampaikan hal yang sama.

“Program ini membangun kesadaran dan tanggung jawab siswa terhadap pengelolaan sampah. Jika kebiasaan ini terus diterapkan, lingkungan yang lebih bersih dan sehat bisa kita wujudkan,” tuturnya. (sfd)

———————————————————————————–

JURNALIS GASMEKA
Cerdas Penuh Kreativitas

www.jurnalisgasmeka.com

Share this Post
0
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *