10 Apr 2025 13:10 - 3 menit membaca

Luruhkan Ego, Eratkan Rasa: Halal Bihalal Gasmeka Penuh Haru dan Makna

Bagikan

Karanganyar, GasmekaNEWS – Suasana haru dan kehangatan menyelimuti Aula SMK Negeri 1 Karanganyar, Rabu (9/4/2025) pagi. Dalam nuansa Syawal yang syahdu, keluarga besar SMK Gasmeka berkumpul untuk meluruhkan ego dan mengeratkan rasa melalui momen Halal Bihalal yang sarat makna.

Acara ini menjadi momentum spiritual yang dinanti, saat hati-hati yang pernah khilaf saling membuka diri untuk saling memaafkan. Kegiatan dibuka dengan apel pagi yang berlangsung khidmat, dipenuhi semangat Syawal yang menyejukkan. Siswa-siswi tampak rapi dan antusias menyimak arahan serta pesan penuh makna dari kepala sekolah.

Usai apel, acara dilanjutkan dengan berjabat tangan bersama seluruh warga sekolah. Barisan siswa yang panjang mengular memenuhi halaman sekolah, bersalaman satu per satu dengan kepala sekolah, guru, dan karyawan. Momen itu menjadi simbol nyata dari keikhlasan untuk membuka lembaran baru dengan hati yang lapang.

Puncak kegiatan ditandai dengan pembacaan ikrar Halal Bihalal dari guru dan karyawan. Mewakili seluruh pendidik, M. Kharis, S.Pd.I menyampaikan permohonan maaf terbuka. “Kami mohon maaf yang setulus-tulusnya,” ucapnya penuh kerendahan hati.

Kharis juga menyampaikan doa khas Idul fitri yang sarat kehangatan makna. Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum, minal aidin wal faizin. Semoga Allah menerima amal ibadah dan menjadikan kita pribadi yang lebih baik.

Ikrar diterima langsung oleh Kepala SMK Negeri 1 Karanganyar, Budiyanto, S.Pd., M.Eng. Dalam sambutannya, Budiyanto turut mengungkapkan permohonan maaf secara pribadi. “Saya banyak khilaf, baik verbal maupun nonverbal. Mohon maaf setulusnya,” ucapnya.

Dengan penuh ketulusan, Pihaknya mengajak semua untuk saling memaafkan sepenuh hati. “Semoga Allah mengampuni kesalahan kita semua,” lanjutnya penuh harap. Budiyanto juga berpesan agar momen ini menjadi titik balik menjadi insan yang lebih baik.

Suasana aula berubah syahdu saat guru dan siswa saling bersalaman bergantian. Isak haru dan senyum hangat berpadu dalam pelukan serta jabat tangan tulus. Momen ini menjadi peneguh bahwa keberkahan Syawal hadir lewat keikhlasan.

Rangkaian acara dilengkapi dengan kajian Islami oleh Ustadz Muhammad Ghozali, M.Pd., yang juga guru PAI SMK Gasmeka. Dengan suara tenang dan nada teduh, Dirinya mengajak peserta halal bihalal menjaga semangat Ramadan. “Syawal bukan akhir, tapi awal perjuangan spiritual,” tuturnya penuh makna.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Ghozali menekankan pentingnya bersyukur atas nikmat yang Allah berikan. Pihaknya mengutip Surah Ibrahim ayat 7: “La’in syakartum la’azidannakum…” siapa yang bersyukur, maka nikmat akan ditambah. Pesan ini menggugah peserta halal bihalal untuk tak lalai dari rasa syukur.

Tak hanya itu, Ustadz Ghozali juga mengajak peserta halal bihalal memperkuat hubungan spiritual lewat doa. “Ud’uni astajib lakum,” kutipnya dari Surah Al-Ghafir ayat 60, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan.” Doa, katanya, adalah jembatan harapan bagi setiap insan.

Kajian ditutup dengan ajakan memperbaiki diri dan menjaga amalan pasca-Ramadan. Pihaknya menegaskan bahwa keikhlasan, kesabaran, dan kepedulian harus terus dijaga. “Mari kita buktikan bahwa kita telah tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik,” pesannya penuh semangat.

Halal Bihalal ini bukan sekadar tradisi, tapi menjadi energi baru pasca-Ramadan. Dengan hati yang bersih, warga Gasmeka siap menapaki hari-hari dengan semangat. Mewujudkan generasi muda yang tangguh, santun, dan penuh kasih sayang. (sfd)

 

———————————————————————————–

JURNALIS GASMEKA
Cerdas Penuh Kreativitas

www.jurnalisgasmeka.com

Share this Post
0
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *