
Kebumen, GasmekaNEWS — Arin Syafingatulazizah, gadis asal Desa Candiwulan, RT 001 RW 002, Kecamatan Adimulyo, Kebumen, kembali mengharumkan nama daerahnya setelah dinobatkan sebagai Juara 1 Putri Apresiasi Duta GenRe Kabupaten Kebumen 2025.
Lahir di Kebumen, 28 Mei 2007, Arin merupakan lulusan SMK Negeri 1 Karanganyar, Kebumen (SMK Gasmeka) tahun 2025 yang dikenal aktif, percaya diri, dan berprestasi sejak bangku sekolah.
Ajang Apresiasi Duta Generasi Berencana (GenRe) merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Kebumen bekerja sama dengan Forum GenRe.
Program ini bertujuan mempertemukan para remaja yang tergabung dalam PIK Remaja untuk memilih figur yang layak menjadi role model dan spokesperson bagi teman sebayanya.
Tahun ini, kompetisi diikuti oleh 52 peserta atau 26 pasang perwakilan dari seluruh kecamatan di Kabupaten Kebumen. Mereka bersaing ketat melalui berbagai tahapan seleksi, mulai dari pendaftaran, technical meeting, pembekalan, content challenge, motion challenge, tes tertulis, wawancara, seleksi bakat, hingga grand final.
Di antara puluhan peserta itu, Arin tampil memukau dengan kemampuan komunikasi, visi, dan semangat sosial yang tinggi.
“Saya sangat terharu dan bangga, namun di balik itu saya menyadari akan ada tanggung jawab baru yang harus saya laksanakan,” ujar Arin saat diwawancarai oleh jurnalis GasmekaNEWS.

Motivasinya mengikuti ajang ini bukan semata meraih gelar juara, melainkan untuk memberi manfaat dan dampak positif bagi remaja di Kebumen.
“Saya ingin memperbanyak relasi, belajar hal baru, dan meningkatkan kualitas diri,” tambahnya.
Perjalanan Arin tentu tidak mudah. Ia harus melalui seleksi tingkat kecamatan lebih dulu dengan berbagai persiapan, mulai dari fisik, mental, materi, hingga penampilan bakat.
Di tingkat kabupaten, tantangannya makin kompleks karena harus menyiapkan video advokasi, content challenge, orasi, hingga tarian persembahan dalam waktu yang cukup singkat dan berdekatan.
Bagi Arin, gelar Duta GenRe adalah amanah besar. “Ini bukan hanya soal selempang dan piala, tapi tanggung jawab untuk menjadi role model dan agen perubahan. Saya ingin berkontribusi nyata dalam mengedukasi remaja agar menjauhi pernikahan dini, seks bebas, NAPZA, dan HIV/AIDS,” ungkapnya penuh semangat.
Arin menyadari bahwa perubahan tak bisa dilakukan sendiri. Ia pun telah merancang program kerja berkelanjutan bersama tim Duta GenRe Kabupaten Kebumen, sekaligus mempersiapkan diri untuk mewakili daerah di ajang Duta GenRe tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun depan.
Sementara itu, Kepala SMK Negeri 1 Karanganyar, Sehat Kandiawan, S.Pd., M.Pd., melalui Koordinator Bimbingan Konseling, Yennisa Yuni Asih, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas prestasi membanggakan yang kembali diraih oleh Arin, alumni sekolah tersebut.
Menurutnya, Arin adalah sosok siswa dengan motivasi dan kepercayaan diri tinggi, yang selama sekolah hampir selalu berhasil meraih prestasi di berbagai bidang.
“Arin memang luar biasa. Saat masih menjadi siswa, ia pernah menjadi satu-satunya perwakilan dari Kabupaten Kebumen yang tergabung dalam kontingen Jawa Tengah untuk ajang Jumbara PMR Nasional di Lampung, dan berhasil meraih Juara 1. Kini, ia kembali menunjukkan kualitasnya lewat ajang Duta GenRe,” ungkap Yennisa.
Pihaknya juga menambahkan bahwa Arin termasuk siswa berprestasi di kelas. Ia berhasil lulus SNBT tahun 2025 dan diterima di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, jurusan Ilmu Administrasi Negara.
“Arin adalah teladan. Semoga semangat dan konsistensinya bisa menjadi inspirasi bagi adik-adik kelasnya untuk terus berprestasi,” imbuh Yennisa.
Dalam pesannya untuk para remaja Kebumen, Arin menekankan pentingnya perencanaan masa depan. “Jaga kesehatan fisik dan mental, hindari pernikahan dini, jangan takut gagal, dan terus percaya bahwa kamu bisa melewati tantangan hidup,” tuturnya penuh motivasi.
Lebih jauh, ia juga berharap keberadaannya sebagai Duta GenRe bukan hanya simbolis, tapi bisa memberi pengaruh nyata dalam membangun generasi muda yang sehat, cerdas, dan ceria.
“Semoga saya bisa menjalankan amanah ini sebaik-baiknya, dan membawa nama baik Kebumen di tingkat provinsi,” ujar Arin, yang memiliki hobi menyanyi dan membaca.
Arin bukan hanya membawa pulang gelar juara, tapi juga membawa harapan baru bagi remaja Kebumen.
Ia hadir sebagai bukti bahwa siapa pun bisa menjadi agen perubahan, asal punya tekad, kemauan untuk belajar, dan kepedulian terhadap sesama. (sfd)
Wowww selamat mb Arin Sya…prestasi dapat diraih dimana saja ini bagian dari “memgharumkan almamatermu Gasmeka”. Terus berprestasi dan menjaga semangat juangmu yaa…
#Gasmeka Bisa
Sosok yang membanggakan, dan semoga menginspirasi siswa yg lain utk berprestasi dalam banyak bidang