
Karanganyar, Kebumen, MediaJurnalis – SMK Negeri 1 Karanganyar, Kabupaten Kebumen, memulai tahun ajaran baru 2025/2026 dengan langkah progresif melalui pelaksanaan In House Training (IHT) bertema “Pengembangan Digitalisasi Pembelajaran Mendalam”.
Kegiatan berlangsung selama tiga hari, Senin hingga Rabu, 28–30 Juli 2025, di aula utama sekolah. Selama pelaksanaan, suasana tampak hidup dengan antusiasme para guru yang bersemangat mengikuti setiap sesi yang penuh wawasan dan inspirasi.
IHT ini diikuti oleh seluruh guru dari berbagai program keahlian sebagai bentuk komitmen dalam menyambut perubahan dunia pendidikan yang semakin kompleks dan digital.
Nilai kolaborasi dan semangat berinovasi terasa kuat, memperkuat tekad para pendidik untuk terus berkembang dan menyesuaikan diri dengan era pembelajaran berbasis teknologi.
Menariknya, kegiatan ini dibuka langsung secara resmi oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX Provinsi Jawa Tengah, Dr. Nikmah Nurbaity, S.Pd., M.Pd.BI.
Dalam arahannya, Dr. Nikmah menyampaikan pentingnya kesiapan guru dalam menghadapi era transformasi pendidikan dan menegaskan bahwa digitalisasi dan pembelajaran mendalam bukan lagi pilihan, melainkan keharusan.

“Guru tidak cukup hanya menguasai materi. Di era sekarang, guru harus mampu membimbing siswa berpikir kritis, kreatif, dan berkarakter. Digitalisasi pembelajaran adalah bagian dari strategi besar untuk menyiapkan generasi unggul,” ujarnya.
Kegiatan IHT sendiri menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten yang menyampaikan materi inspiratif dan aplikatif. Di antaranya Trisni Atmawati, S.Si., M.Si., CSLM., CMS. yang membuka sesi dengan materi tentang asesmen dalam deep learning, serta Rofiah Akbar, M.Psi. yang membawakan sesi Personal Branding bagi guru sebagai pendidik era digital.
Tak hanya itu, Pipit Dwi K, S.S., M.Pd. juga memberikan materi tentang pentingnya diferensiasi pembelajaran. Adapun Edi Suryono, S.E., MM.Pd. memaparkan strategi implementasi deep learning dalam pembelajaran vokasi agar lebih terarah dan kontekstual sesuai kebutuhan dunia kerja.
Sementara itu, Kepala SMK Negeri 1 Karanganyar, Sehat Kandiawan, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
Pihanya berharap pelatihan ini menjadi bekal awal untuk menghadirkan proses belajar yang lebih bermakna, kreatif, dan mendalam.
“Kami ingin guru-guru kami tidak hanya menjadi pengajar, tapi juga pembelajar sejati. Kami siap menghadirkan pembelajaran yang benar-benar menyentuh kebutuhan siswa,” ungkap Kasek Sehat.
Kegiatan berlangsung dinamis dan interaktif. Para guru tampak aktif dalam sesi diskusi, tanya jawab, serta praktik langsung pemanfaatan digital tools yang mendukung deep learning.
Salah satu peserta, Esti Ariani, S.Pd., M.Pd., turut memberikan tanggapan positif terhadap pelaksanaan IHT. Menurutnya, kegiatan ini sangat inspiratif dan memberikan banyak pencerahan, baik secara pribadi maupun bagi rekan-rekan guru lainnya.
Oleh karena itu, ia menilai IHT menjadi pengingat penting bagi para pendidik untuk terus berbuat kebaikan, memuliakan siswa, serta menyiapkan mereka menghadapi kehidupan secara utuh, lahir dan batin, demi meraih keberhasilan di dunia maupun akhirat.
Melalui IHT ini, SMK Negeri 1 Karanganyar menunjukkan kesiapannya menjadi sekolah vokasi yang inovatif dan terus berkembang. Dengan semangat kolaboratif, sekolah ini menegaskan komitmennya mencetak lulusan unggul yang tak hanya siap kerja, tetapi juga siap hidup di era perubahan. (sfd/ben)
Semangat menjadi guru pembelajar menjadi hal penting untuk kemajuan pendidikan
Luar biasa SMAKN1 Karanganyar. Sukses selalu dalam membentuk murid yang luar biasa….
Mendapat ilmu untuk semakin memahami, mengaplikasi, dan merefleksi pendekatan PM dalam pembelajaran di kelas
Mari kita bersemangat memberikan kebaikan dan kemanfaatan untuk murid (siswa) dan steakholders.