3 Sep 2025 11:34 - 3 menit membaca

Apel Pagi Gasmeka: Murid Diminta Fokus Belajar dan Raih Cita, Bukan Ikut Demo yang Merusak Bangsa

Bagikan

Karanganyar, Kebumen, MediaJurnalis – Dalam suasana apel pagi yang penuh kedisiplinan di halaman sekolah, Rabu (3/9/2025), SMK Negeri 1 Karanganyar Kabupaten Kebumen menegaskan sikap tegas kepada seluruh murid.

Murid diminta fokus belajar, meraih cita-cita, dan menjauhi aksi demonstrasi yang dapat merusak bangsa serta berpotensi mengganggu ketertiban umum dan harmoni warga negara.

Sementara itu, yang bertindak sebagai pembina apel pagi adalah Pelda Sularso, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 04/Karanganyar.

Dalam amanatnya, Pihaknya mengingatkan bahwa tugas mulia seorang murid adalah belajar dengan tekun dan meraih prestasi setinggi-tingginya.

Karena itu, Sularso menegaskan bahwa murid tidak boleh terjerumus mengikuti arus kegiatan yang sia-sia, apalagi yang dapat merusak nama baik pribadi maupun citra sekolah di mata masyarakat.

Menurutnya, dinamika yang berkembang di tingkat nasional hingga daerah memang sering melahirkan aksi unjuk rasa.

Namun demikian, dirinya mengingatkan bahwa tanggung jawab utama murid tetaplah fokus menimba ilmu, mengasah karakter, dan membangun prestasi untuk masa depan bangsa.

Lebih lanjut, Pelda Sularso menyayangkan insiden anarkis yang mencoreng malam penutupan Kebumen Fest.

Sebab, beberapa fasilitas umum rusak dan aparat terpaksa mengamankan 99 siswa dari berbagai sekolah yang ikut dalam kericuhan tersebut.

Ia menambahkan, dari 99 siswa yang diamankan, terdapat empat yang berasal dari Karanganyar.

Namun, tidak ada satu pun murid SMK Negeri 1 Karanganyar yang terlibat, sebuah hal yang patut disyukuri sekaligus menjadi pengingat agar murid selalu menjaga nama baik sekolah.

Dalam pesannya, Pelda Sularso menitipkan lima amanat penting bagi murid SMK Gasmeka.

Pertama, jauhi demonstrasi dalam bentuk apa pun. Kedua, tingkatkan semangat belajar. Ketiga, jangan mudah terprovokasi oleh “kompor” media sosial.

Tidak berhenti di situ, Pelda Sularso melanjutkan, “Keempat, hindari kegiatan negatif. Dan kelima, biasakan hidup bahagia agar mampu menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama,” tegasnya dengan nada meyakinkan.

Di hadapan murid, Pelda Sularso menyampaikan pesan penuh makna.

“Senjata kami hanyalah senyuman untuk meraih simpati masyarakat. Karena itu, kami percayakan generasi penerus bangsa untuk dibimbing dengan sebaik-baiknya, sehingga kelak mampu menggantikan kami,” ujarnya penuh harap.

Lebih lanjut, Kepala SMK Negeri 1 Karanganyar, Sehat Kandiawan, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa apel pagi ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Nomor 400.3.8/00895/DISDIKBUD/VIII/2025 tentang Apel Pagi Penguatan Pendidikan Karakter di SMA dan SMK Provinsi Jawa Tengah.

Menurutnya, apel yang semula dijadwalkan pada Senin, 1 September 2025, harus menyesuaikan arahan pemerintah daerah. Kondisi itu terkait langkah menjaga kondusivitas, karena pada tanggal 1–2 September Kabupaten Kebumen menerapkan pembelajaran jarak jauh.

Meski demikian, apel tetap dijadikan momentum untuk memperkuat karakter murid, khususnya integritas, agar tidak mudah terpengaruh ajakan dari luar yang dapat merugikan diri sendiri.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya literasi digital. Murid diminta bijak bermedia sosial dengan prinsip “saring dulu sebelum sharing” agar tidak terjebak informasi yang menyesatkan.

Pada akhirnya, Kepala Sekolah menyampaikan apresiasi kepada Koramil Karanganyar atas pembinaan yang diberikan, serta terima kasih kepada seluruh GTK dan pembimbing PKL yang selalu bersinergi mendampingi murid.

“Apel pagi ini kami jadikan ikhtiar untuk memperkuat integritas murid. Kami ingin mereka tidak mudah terpengaruh ajakan dari luar, serta bijak dalam bermedia sosial dengan prinsip saring sebelum sharing,” pungkasnya.  (sfd/knf)

Baca Berita Lainnya :  

Share this Post
3
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sinergisitas antara orang tua/wali murid, guru, dan lingkungan masyarakat harus senantiasa terjaga..

Betul sekali 😊
Sinergisitas antara orang tua, guru, dan lingkungan masyarakat menjadi salah satu kunci penting dalam mendukung tumbuh kembang serta pendidikan anak-anak. Semoga komunikasi dan kerja sama yang baik ini terus terjaga demi menciptakan lingkungan belajar yang positif dan penuh dukungan 🙏