
Karanganyar, Kebumen, MediaJurnalis – Sebanyak 111 siswa SMK Negeri 1 Karanganyar resmi dikukuhkan sebagai calon anggota (andik) Palang Merah Remaja (PMR) Wira periode 2025/2026.
Prosesi berlangsung selama dua hari, yakni pada 22 dan 29 September 2025, dengan rangkaian kegiatan penuh makna yang dirancang khusus untuk membangun karakter generasi muda.
Dalam apel pembukaan, Kepala SMK Negeri 1 Karanganyar, Sehat Kandiawan, S.Pd., M.Pd., menegaskan pentingnya menumbuhkan rasa kepedulian di kalangan pelajar.

Menurutnya, kegiatan PMR menjadi salah satu wadah yang mampu menyalurkan energi positif siswa agar terarah pada hal-hal yang bermanfaat.
Kasek Sehat berharap, pengukuhan PMR ini dapat menjadi ruang belajar bagi siswa untuk mengasah jiwa kemanusiaan, menumbuhkan empati sejak dini, serta melatih kepekaan sosial yang kelak bermanfaat bagi masyarakat luas.
“Dengan adanya kegiatan kepalangmerahan, kami berharap anak-anak bisa belajar menumbuhkan empati, peduli, dan tanggung jawab sosial. Nilai-nilai inilah yang kelak bermanfaat bagi diri mereka dan masyarakat,” kata Kasek Sehat dalam sambutannya yang disertai tepuk tangan meriah peserta.

Ketua PMR Wira sekaligus ketua panitia, Saskia Nur Aszahra dari kelas XI AK 3, menjelaskan teknis kegiatan pengukuhan dengan penuh antusias.
Menurutnya, rangkaian acara disiapkan tidak hanya untuk seremonial, tetapi juga untuk melatih kepemimpinan, disiplin, dan solidaritas, sekaligus menumbuhkan rasa kebersamaan yang menjadi jiwa PMR.
“Harapan saya, lewat pengukuhan ini teman-teman bisa lebih disiplin, kompak, dan siap menanamkan nilai kemanusiaan dalam setiap kegiatan PMR. Semoga pengalaman di pos-pos tadi membentuk karakter kita sebagai relawan muda yang peduli dan bertanggung jawab,” ujar Saskia.

Usai apel, peserta dibagi menjadi beberapa kelompok untuk mengikuti lima pos kegiatan. Setiap pos menghadirkan tantangan berbeda, mulai dari Mase Drawing Game yang melatih komunikasi, Problem Solving untuk mengasah logika, hingga Yel-Yel yang membakar semangat dan kreativitas.
Kegiatan lain seperti Foto dan Hand Print Game menjadi simbol jejak komitmen anggota, sementara Estafet Air menuntut kerja sama, kesabaran, dan kekompakan tim. Suasana penuh antusiasme terlihat sepanjang kegiatan.
Puncak acara ditandai dengan apel penutupan. Seluruh peserta berdiri tegak mengucapkan Janji Suci Andik PMR secara bersama-sama. Momen khidmat ini menjadi tanda sah dikukuhkannya para relawan muda.

Melalui momen pengukuhan ini, SMK Negeri 1 Karanganyar kembali meneguhkan perannya sebagai sekolah yang berkomitmen mencetak generasi disiplin, peduli, dan berjiwa sosial.
“Mari kita jaga semangat ini, bukan hanya saat pengukuhan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Karena sejatinya, jiwa PMR adalah jiwa kemanusiaan yang harus kita bawa ke mana pun kita berada,” pungkas Saskia. (sfd/ben)
Baca Berita Lainnya :
“Saya Siap Menolong Orang”
MasyaAllah, kalimat yang sederhana tetapi sangat luar biasa 😊
Semoga semangat untuk saling menolong dan peduli terhadap sesama terus tumbuh dalam diri generasi muda kita. Karena sekecil apa pun kebaikan, pasti akan membawa manfaat bagi orang lain 🙏