
Karanganyar, GasmekaNews – Suasana ruang 2 SMK Negeri 1 Karanganyar tampak berbeda dari biasanya. Meja-meja disulap menjadi deretan stand bazar yang penuh warna dan semangat wirausaha. Siswa tampak sibuk menata produk dan melayani pembeli dengan wajah antusias.
Beragam sajian menggoda tersaji di sana, mulai dari aroma pecel yang harum hingga minuman segar seperti es kuwut dan nyokelat. Semua itu menjadi bagian dari kegiatan Praktik Wirausaha kelas XI Akuntansi 2, yang digelar pada Jumat, 7 November 2025.
Tak hanya sekadar berjualan, kegiatan ini menjadi ajang penerapan langsung dari materi Peluang Usaha yang selama ini dipelajari di kelas bersama guru pengampu, Dra. Sri Purwaningsih. Melalui praktik nyata ini, siswa diajak untuk menyalurkan ide kreatif sekaligus mengasah kemampuan kewirausahaan.
Lebih dari itu, mereka belajar memahami proses bisnis secara menyeluruh, mulai dari perencanaan produk, pengolahan bahan, hingga strategi promosi dan penjualan. Semua dilakukan dengan semangat dan tanggung jawab tinggi, seolah mereka benar-benar tengah menjalankan usaha sesungguhnya.
Menariknya, seluruh siswa dibagi menjadi tujuh kelompok, masing-masing beranggotakan empat orang. Setiap kelompok diberi keleluasaan untuk menentukan produk yang akan dijual, mulai dari ide, proses pembuatan, hingga strategi pemasarannya.

Ragam produk yang tersaji pun terbilang beragam dan kreatif. Dari pecel tradisional hingga spageti kekinian, semua hadir berdampingan dengan jajanan populer seperti salad jelly, cilok kriwil, jasuke, cordog, lumpia seblak, es kopi, dan es kuwut. Kreativitas siswa tampak nyata dalam cara mereka mengemas dan mempromosikan setiap produk kepada pembeli.
Lebih dari itu, antusiasme dan kerja sama antar siswa tampak begitu kuat. Salah satu peserta, Ghaeda Raehana Arumi dari kelompok 1, mengaku bahwa kegiatan ini menjadi pengalaman berharga.
“Kami belajar bekerja sama dengan kelompok lain. Kalau dagangan kami kurang laku, kami harus berani promosi langsung ke teman-teman, bahkan melakukan direct selling,” ujar Gaida dengan semangat.
Tidak berhenti di situ, siswa juga berlatih menghadapi risiko dan belajar menghitung laba rugi secara mandiri. Dari pengalaman itu, mereka memahami bahwa berwirausaha tidak hanya tentang keuntungan, tetapi juga tentang ketekunan dan strategi.
“Kami jadi tahu rasanya berjuang menawarkan produk, menghitung hasil penjualan, dan tetap semangat meski tidak selalu untung besar,” tambahnya.
Sementara itu, guru pengampu Dra. Sri Purwaningsih, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar praktik bisnis kecil, tetapi pembelajaran karakter dan tanggung jawab.

“Kami ingin siswa mengalami langsung proses wirausaha, dari ide hingga penjualan. Nilai utamanya bukan pada laba, tetapi pada proses belajar dan pengalaman yang membentuk mental wirausaha,” tuturnya.
Tak kalah menarik, sejumlah guru juga turut hadir dan ikut meramaikan kegiatan tersebut sebagai pembeli. Salah satunya adalah Tuniah, S.Pd., yang tampak menikmati suasana bazar sambil mencicipi beberapa produk buatan siswa.
“Ragam produknya kekinian dan menggugah selera. Saya sempat mencoba cilok, rasanya enak dan harganya pas di kantong siswa. Kegiatan seperti ini sangat baik untuk menumbuhkan mental wirausaha yang tangguh dan siap diterapkan di masyarakat,” ujarnya sambil tersenyum.
Selain menjual produk, siswa juga belajar aspek penting dalam dunia usaha; melayani pelanggan dengan ramah, menata stand dengan menarik, serta mencatat hasil penjualan secara rapi. Semua proses ini dilakukan dengan penuh tanggung jawab di bawah bimbingan guru.
Lebih jauh lagi, praktik wirausaha ini menjadi bukti nyata bahwa pembelajaran di SMK tidak hanya berlangsung di ruang kelas. Siswa dapat mempraktikkan teori ekonomi dan manajemen usaha langsung dalam situasi nyata. Pengalaman ini membentuk pribadi yang kreatif, komunikatif, dan tangguh menghadapi tantangan zaman. (sfd-MJ)
Baca Berita Lainnya :
Terima kasih Pak… Bagus sekali
Semoga anak anak nantinya bisa menjadi penguasa yang sukses… Aamiin
Aamiin ya rabbal ‘alamin 🤲
Terima kasih banyak atas doa dan apresiasinya 😊
Semoga anak-anak kelak tumbuh menjadi pribadi yang sukses, berilmu, berakhlak baik, serta mampu menjadi pemimpin yang amanah dan membawa manfaat bagi banyak orang 🙏