12 Nov 2025 19:01 - 3 menit membaca

Gandeng Industri dan Lembaga Resmi, SMKN 1 Karanganyar Siapkan Siswa Hadapi Dunia Kerja

Bagikan

Karanganyar, GasmekaNews – SMKN 1 Karanganyar menggelar kegiatan Edukasi Informasi Kerja pada Skema Penempatan Non Pemerintah Berbadan Hukum bagi siswa kelas XII pada Rabu (12/11/2025) siang.

Sejak pagi, kegiatan ini menghadirkan semangat baru di lingkungan sekolah. Narasumber dari dunia usaha dan industri (DUDI), perguruan tinggi, serta lembaga penempatan tenaga kerja non pemerintah berbadan hukum hadir memberikan wawasan langsung kepada para siswa.

Melalui kegiatan ini, sekolah berupaya nyata membekali peserta didik agar lebih siap menghadapi dunia kerja sekaligus mengenal peluang penempatan tenaga kerja, baik di dalam maupun luar negeri.

Tak heran, suasana aula terasa hidup. Ratusan siswa tampak antusias mengikuti sesi demi sesi, aktif berdiskusi, dan tak ragu mengajukan pertanyaan seputar dunia kerja yang menjadi perhatian mereka.

Dalam sambutannya, Kepala SMKN 1 Karanganyar, Sehat Kandiawan, S.Pd., M.Pd., menekankan pentingnya kesiapan generasi muda di tengah tantangan dunia profesional yang terus berkembang.

“Edukasi seperti ini sangat penting untuk membekali siswa agar siap bekerja, siap melanjutkan studi, dan siap berwirausaha,” ujarnya.

Selanjutnya, kegiatan dibuka dengan paparan dari Endah Dwi Listyaningrum, S.E., perwakilan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Ia menyampaikan materi berjudul Mekanisme Penempatan PMI dan Peluang Kerja ke Luar Negeri dengan semangat dan antusias tinggi..

Dalam penjelasannya, Endah memaparkan prosedur resmi penempatan tenaga kerja Indonesia melalui lembaga berbadan hukum yang terdaftar. Ia menegaskan pentingnya kesiapan kompetensi, kelengkapan dokumen legal, dan kewaspadaan terhadap praktik penempatan ilegal.

“Peluang kerja ke luar negeri terbuka lebar bagi lulusan SMK, asalkan memiliki keahlian, etos kerja, dan mengikuti jalur penempatan yang benar,” jelasnya.

Tak berhenti di situ, sesi kedua diisi oleh Rodli, S.Pd., M.M. dari Balai Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Provinsi Jawa Tengah.

Dalam paparannya, ia menjelaskan peran BP3MI dalam memastikan perlindungan tenaga kerja Indonesia, mulai dari pra-penempatan hingga purna penempatan.

Rodli juga menyoroti besarnya kebutuhan tenaga terampil Indonesia di berbagai sektor, seperti manufaktur, perhotelan, dan layanan kesehatan, yang membuka peluang karier luas bagi lulusan SMK.

Selain itu, perwakilan dari PT Java Indo Corpora Kebumen turut memberikan wawasan mengenai peran lembaga penempatan tenaga kerja non pemerintah berbadan hukum dalam menyalurkan tenaga kerja ke perusahaan nasional dan internasional.

Mereka menjelaskan proses seleksi, pelatihan, dan pendampingan bagi calon tenaga kerja sebelum diberangkatkan, serta menegaskan pentingnya legalitas dalam setiap tahapan penempatan.

Tidak berhenti pada dunia kerja, kegiatan ini juga menggandeng perwakilan perguruan tinggi yang memberikan informasi seputar jalur pendidikan lanjutan dan peluang beasiswa bagi lulusan SMK.

Menariknya, sesi tanya jawab berlangsung aktif. Para siswa tampak bersemangat menanyakan berbagai hal, mulai dari kriteria penerimaan kerja hingga strategi mempersiapkan diri sejak dini.

Salah satu peserta sosialisasi, Salwa Anugrah Saputri dari kelas XII AK3, mengungkapkan kepada jurnalis GasmekaNews bahwa kegiatan tersebut memberinya banyak manfaat dan wawasan baru.

“Manfaatnya sangat penting untuk bekal bekerja di masa depan. Saya berharap bisa mendapatkan ilmu yang baik dari kegiatan ini,” tuturnya tersenyum simpul. (sfd)

Share this Post
3
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *