7 Jan 2026 15:07 - 3 menit membaca

Tari Kolosal Meriahkan HUT Ke-58 SMK Negeri 1 Karanganyar

Bagikan

Karanganyar, Kebumen | GasmekaNEWS – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 SMK Negeri 1 Karanganyar berlangsung semarak dengan penampilan tari kolosal yang melibatkan 100 penari dari kelas X dan XI. Penampilan spektakuler ini menjadi salah satu suguhan utama yang berhasil memukau seluruh warga sekolah dan tamu undangan.

Para siswi tampil anggun dan penuh energi membawakan rangkaian tarian khas daerah, mulai dari Tari Buta, Tari Ombak, Tari Gunungan, Tari Lampor, hingga Tari Lawet. Setiap jenis tarian ditampilkan dengan durasi sekitar 10 menit, dikemas secara apik dengan balutan busana layaknya penari profesional, hasil dari latihan intensif selama hampir dua bulan.

Tak hanya tari kolosal, semarak perayaan HUT ke-58 SMK Negeri 1 Karanganyar semakin terasa melalui beragam ekspresi seni dan kreativitas siswa yang ditampilkan sepanjang kegiatan berlangsung. Berbagai sajian tersebut menjadi bukti nyata semangat berkarya dan berinovasi yang tumbuh di lingkungan sekolah.

Setiap jurusan, mulai dari Akuntansi, Manajemen Perkantoran, Pemasaran, Kuliner, hingga Busana, turut tampil unjuk karya melalui pameran hasil produksi, pertunjukan seni, serta karya unggulan kebanggaan masing-masing jurusan. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang apresiasi atas proses belajar dan keterampilan yang dikembangkan para siswa.

Selain itu, sejumlah ekstrakurikuler seperti Pramuka dan PKS juga ambil bagian dalam memeriahkan acara dengan menampilkan aktivitas dan kreativitas mereka. Tak ketinggalan, ekstrakurikuler jurnalistik menyita perhatian pengunjung dengan menghadirkan mini bioskop yang menayangkan karya audio visual hasil olah ide dan kerja kolaboratif siswa.

Kepala SMK Negeri 1 Karanganyar, Sehat Kandiawan, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa perayaan tahun ini mengusung tema “Merajut Kebersamaan dalam Asa, Mengukir Karya, dan Melestarikan Budaya”. Kegiatan HUT dilaksanakan selama lima hari, mulai 5 hingga 9 Januari 2026.

“Tema ini menegaskan komitmen kami dalam melestarikan budaya. Tari kolosal dengan seratus penari merupakan wujud kecintaan sekolah terhadap kebudayaan lokal Kabupaten Kebumen,” ungkap Sehat, Rabu (7/1/2026).

Ia menambahkan, rangkaian kegiatan HUT ke-58 SMK Negeri 1 Karanganyar diprakarsai oleh pengurus OSIS bersama para guru. Kegiatan diawali dengan upacara pembukaan serta lomba mural pada hari pertama, kemudian dilanjutkan pada hari kedua dengan jalan sehat, lomba mural, dan lomba solo vokal.

Sementara itu, pada hari ketiga dan keempat digelar pentas seni serta bazar yang turut mengundang wali siswa. Rangkaian perayaan tersebut akan ditutup pada hari kelima melalui talk show bertema role model.

“Talk show tersebut akan menghadirkan Ikatan Keluarga Besar Alumni SMK/SMEA Negeri 1 Karanganyar (IKBAS) sebagai narasumber, agar siswa mendapat motivasi dan gambaran nyata dari para alumni,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sehat berharap di usia ke-58 ini, SMK Negeri 1 Karanganyar semakin matang dan mapan dalam mewujudkan cita-cita sebagai sekolah yang aman, nyaman, dan menggembirakan.

Salah satu penari kolosal, Silfina Aqueeno dari kelas XI AK 3, mengungkapkan bahwa membangun kekompakan menjadi tantangan tersendiri dalam latihan.

“Gerakannya sebenarnya tidak terlalu sulit, tapi karena penarinya banyak dan dari kelas yang berbeda-beda, menyatukan kekompakan itu yang paling berat,” tuturnya.

Meski demikian, Silfina mengaku seluruh penari tetap optimis dan berkomitmen memberikan penampilan terbaik di hari jadi sekolah tercinta.

“Komunikasinya memang sempat sulit, tapi alhamdulillah akhirnya bisa kompak dan tampil maksimal,” pungkasnya. (sfd)

Baca Berita Lainnya :

Share this Post
14
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makna tersirat dari tarian kolosal 100 penari adalah kekuatan besar tercipta dari kebersamaan dan kekompakan dalam perbedaan.

Pada setuju ga, kalo besok Kamis penampilan tari yang luar biasa ini ada lagi 👍