
Karanganyar, GasmekaNEWS – Sebagai bagian dari upaya percepatan digitalisasi pembelajaran, SMK Negeri 1 Karanganyar, Kebumen, menggelar Workshop Digitalisasi Pembelajaran Pemanfaatan E-Rapor pada Senin (2/2/2026) di aula sekolah setempat.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis sekolah dalam menyiapkan sistem pelaporan hasil belajar yang modern, efisien, dan terintegrasi.
Dalam kesempatan tersebut, kegiatan workshop dibuka secara resmi oleh Kepala SMK Negeri 1 Karanganyar, Kebumen, Sehat Kandiawan, S.Pd., M.Pd. Pihaknya menegaskan bahwa pelaksanaan workshop ini merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam menyongsong transformasi digital pendidikan.
“Digitalisasi pembelajaran, termasuk dalam sistem penilaian melalui E-Rapor, bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Oleh karena itu, kami ingin seluruh guru siap, paham, dan mampu mengimplementasikan E-Rapor secara optimal,” ujarnya.
Sementara itu, workshop diikuti oleh jajaran pimpinan sekolah, guru mata pelajaran, guru ekstrakurikuler, serta wali kelas sebagai bentuk kesiapan kolektif menghadapi kebijakan nasional yang mengarah pada kewajiban penggunaan E-Rapor pada tahun 2028 mendatang.

Lebih lanjut, informasi dari pengawas sekolah yang disampaikan dalam forum tersebut menegaskan bahwa E-Rapor ke depan berpotensi terintegrasi langsung dengan Dapodik. Oleh karena itu, sekolah dituntut mulai beradaptasi sejak dini agar tidak tertinggal dalam arus transformasi digital pendidikan.
Tak hanya fokus pada sistem penilaian, pengelolaan kinerja pendidik dan tenaga kependidikan juga menjadi perhatian penting dalam workshop ini, termasuk rencana pelaksanaan observasi kinerja kepala sekolah yang akan dimulai pada 1 Februari 2026 oleh pengawas, dengan porsi penilaian minimal 25 persen.
Sehat Kandiawan juga menambahkan bahwa kesiapan sumber daya manusia menjadi faktor kunci dalam keberhasilan penerapan sistem digital di sekolah.
“Kami mendorong seluruh pendidik untuk terus belajar dan beradaptasi, agar pelayanan pendidikan kepada peserta didik semakin berkualitas dan akuntabel,” tambahnya.
Kegiatan workshop tersebut menghadirkan narasumber utama Wily Cahyadi, S.Pd., Guru SMK Negeri 6 Purworejo, yang berbagi praktik baik penerapan E-Rapor.

Wily memaparkan bahwa SMK Negeri 6 Purworejo telah menggunakan E-Rapor sejak 2019 dan merasakan berbagai kemudahan dalam pengelolaan nilai dan administrasi pembelajaran.
Menurutnya, meskipun Excel masih digunakan sebagai pendukung awal, E-Rapor memiliki keunggulan utama berupa kecepatan, efisiensi, dan akurasi, serta dapat diakses kapan saja dan di mana saja oleh pengguna yang berwenang.
“Pengalaman kami sejak 2019 menggunakan E-Rapor menunjukkan bahwa sistem ini sangat membantu, mulai dari efisiensi waktu, ketepatan data, hingga transparansi penilaian,” jelasnya.
Selain itu, konsep kerja SMART menjadi poin penting dalam pemanfaatan E-Rapor, di mana guru cukup melakukan input satu kali dan data secara otomatis tersinkron ke seluruh wali kelas, sehingga proses penyusunan rapor menjadi jauh lebih cepat dan sistematis.
Wily juga menilai bahwa meskipun pada tahap awal diperlukan penyesuaian, E-Rapor justru mendorong pola kerja guru yang lebih terstruktur dan profesional.
“Cukup input satu kali, data langsung terintegrasi. Jika infrastrukturnya mendukung, dua jam saja nilai sudah selesai dan rapor siap diproses,” ujarnya.

Salah satu guru SMK Negeri 1 Karanganyar, Siti Muslikah, M.Pd.I, mengungkapkan pentingnya workshop ini sebagai bekal peningkatan kompetensi guru dalam menghadapi sistem penilaian digital.
“Workshop E-Rapor ini sangat penting bagi kami sebagai guru, karena membantu memahami sistem penilaian yang lebih tertata dan terintegrasi. Harapannya, dengan penerapan E-Rapor, proses penilaian menjadi lebih akurat, transparan, dan memudahkan kami dalam menyampaikan hasil belajar siswa,” ungkapnya.
Ia berharap, melalui kegiatan ini seluruh guru dapat semakin percaya diri dan konsisten dalam menerapkan E-Rapor pada proses pembelajaran ke depan.
“Kami berharap ke depan penerapan E-Rapor dapat berjalan optimal dan benar-benar mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan di sekolah,” tambahnya. (sfd/ben)
Baca Berita Lainnya :
Mantap
Mengejar ketertinggalan yang telah dimulai..
Siap dilaksanakan